RSS

kisah Arwana

28 Nov

POTENSI MANUSIA DAN IKAN ARWANA
Oleh : Rahayu Setioningsih

Hay kawan kali ini saya ingin sedikit bercerita tentang kisah ikan Arwana. Mendengar kata Arwana, apa yang ada dibenak kalian? Bentuk yang unik, dan sedikit berkumis, eitss…. Disini kita mau membahas ikan lho bukan Host salah satu acara Talk show.

ikan arwana


Sebelum menjadi ikan hias, ikan arwana hanyalah menjadi ikan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat sekitar dan biasa diperjual belikan hanya seharga Rp. 2000,- saja per kilogram.
Namun setelah menjadi tren ikan hias, banyak kolektor ikan hias yang siap membeli ikan arwana ini seharga dengan jutaan rupiah per ekor tergantung corak dan bentuk fisik dari ikan arwana tersebut.
Sungguh sebuah nilai yang sangat jauh berbeda dibandingkan saat dijadikan sebagai ikan yang biasa dikonsumsi. Saat orang-orang menyadari keindahan dan keunikan ikan arwana maka orang-orangpun berlomba-lomba unutk memilikinya dan memeliharanya di dalam aquarium mereka meski dengan harga yang sangat mahal.
Kisah arwana diatas tidak jauh berbeda dengan kisah kita sebagai manusia. Manusia yang menyadari akan potensi yang ia miliki tentu akan memiliki nilai yang lebih dibanding dengan manusia yang tidak mempergunakan potensi hidupnya sebagai mana mestinya.
Contonya tidak usah jauh-jauh yang mempunyai nama arwana juga, Tukul Arwana pada kenal kan, pasti dong. Dia pembawa acara Talk show yang sudah berjalan cukup lama dan tebilang sukses dalam membawakan acaranya. Karir Tukul Arwana diawali sebagai seorang pelawak, namun kemudian ia menyadari potensi lain yang ia miliki yaitu menjadi seorang Host atau pembawa acara dan karirnyapun semakin sukses dan cemerlang. Meski beberapa waktu lalu acaranya sempat gagal tayang karena ada pencekalan dari KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) namun acaranya kembali dengan mengadakan sedikit perubahan nama dan acara itupun kembali diminati oleh para penonton.
Semua manusia sama, sama-sama diberi potensi yang adil oleh Allah SWT. Namun ternyata ada manusia yang mendapat nilai lebih dimata Allah dan ada yang tidak. Mengapa bisa terjadi demikian? Orang yang mendapat nilai lebih serta dirahmati Allah SWT adalah orang-orang yang menggunakan potensi yang dimiliki untuk menjalankan seluruh kewajibannya atau tugas-tugasnya sebagai manusia di dunia ini. Sedangakan orang yang tidak menggunakan semua potensi yang ia miliki dengan benar akan menjadi manusia yang amat sangat celaka baik didunia ataupun di akhirat kelak. Jadi intinya ada dua macam manusia yang hidup didunia ini, yaitu
1. Manusia yang dirahmati Allah
yaitu manusia yang senantiasa mempergunakan potensi yang ia miliki sesuai dengan aturan yang telah Allah turunkan yaitu AL-Qur’an
2. Manusia yang jauh dari rahmat Allah
yaitu manusia yang tidak mau mempergunakan potensi yang ia miliki untuk berjalan dimuka bumi sesuai dengan perintaha Allah SWT.

Nah kita tinggal memilih mau jadi manusia seperti apakah kita?
SEMUA TERGANTUNG DARI SIKAP KITA DALAM MEMPERGUNAKAN SETIAP POTENSI YANG KITA MILIKI.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 28, 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: