Teladani Zaid bin Naufal

“Aku rusak karena lingkunganku yang rusak”, ucap seorang pengecut yang hanya bisa menyalahkan lingkungannya atas akhlaqnya yang rusak. Lingkungan bukanlah menjadi sebuah alasan atas rusaknya akhlaq seseorang. Adalah Zaid bin Naufal salah satu contoh bahwa seseorang tidak dapat menyalahkan lingkungannya yang rusak atas rusaknya akhlaq seseorang. Sebelum datangnya Islam, Zaid adalah pengikut Milah Ibrahim yang lurus. Disaat masyarakat Quraisy mencampur adukan Milah Ibrahim dengan ajaran nenek moyang mereka,

Iklan

Diterbitkan oleh

eijiho

i just try to be good writer...

One thought on “Teladani Zaid bin Naufal”

  1. makanya saat nanti di hari penghisaban alias hari perhitungan alias hari pertanggung jawaban, kita tidak bisa menyalahkan lingkungan kita atas rusaknya akhlaq kita. justru sebaliknya lingkungan kita adalah tanggung jawab kita, baik buruknya adalah tanggung jawab kita, kitapun akan dimintai pertanggung jawaban atasnya di hari perhitungan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s