RSS

Hikmah Dari Buah Huldi

15 Agu

Oleh : Rahayu Setioningsih
Pohon dan buah Huldi adalah nama pohon yang paling fenomenal karena sudah sangat sering kita dengar tetapi kita tidak tahu bentuknya seperti apa (ya iyalah kan kita dengernya dari Al-qur’an, adanya di Surga lagi).
Al-qur’an meriwayatkan pohon ini bersama riwayat Nabi Adam A.S, manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT. Setelah Nabi Adam diciptakan, Allah lalu mengajarinya berbagai macam nama benda benda dan menunjuknya sebagai seorang Khalifah dimuka bumi. Kemudian Allah memerintahkan Iblis untuk sujud kepada Nabi Adam, namun Iblis menolak karena Ia merasa lebih tinggi derajatnya dibandingkan Adam. Iblis merasa lebih mulia karena Ia terbuat dari api sedangkan Adam terbuat dari saripati tanah. Karena menolak perintah Allah untuk sujud kepada Nabi Adam, Iblis lalu diusir dari Surga. Sebelum angkat kaki dari Surga Iblis meminta satu hal kepada Allah, Ia bersedia diusir dari Surga asalkan Ia dan keturunanya dibiarkan hidup hingga akhir zaman untuk menggoda Nabi Adam dan keturunan.
Allah mengabulkan permintaan Iblis. Allah lalu menciptakan pasangan Nabi Adam yaitu Siti Hawa dari tulang rusuk Adam. Nabi Adam dan Siti Hawa tinggal di Surga dengan satu peraturan yaitu “tidak boleh mendekati pohon Huldi dan memakan buah Huldi”. Iblis yang telah berjanji akan menyesatkan Nabi Adam kembali datang dan mulai menggoda Adam dan Hawa. Dengan segala tipu daya Iblis menggoda Adam dan Hawa untuk mencicipi rasa buah Huldi. Adam dan Hawa tertipu oleh Iblis dan akhirnya mencicipi buah Huldi tersebut. Peraturan Allah telah dilanggar, Adam dan Hawa sangat menyesal dan segera meminta pengampunan pada Allah. Allah memaafkan keduanya namun keduanya tidak hidup lagi Surga, Allah menurunkan keduanya kemuka bumi. Maka terciptalah kehidupan umat manusia seperti sekarang ini.
Nah kawan apa pelajaran yang dapat kita ambil dari riwayat ini, dalam riwayat ini Adam dan Iblis memiliki kesamaan yaitu sama-sama terusir dari Surga karena melanggar SATU perintah Allah, Iblis terusir karena tidak mau sujud pada Adam, dan Adam terusir karena mencicipi buah Huldi. Lalu bagaimana dengan kita, berapa banyak perintah Allah yang sudah kita langgar? Karena itu jangan pernah menyepelekan dosa, besar ataupun kecil, banyak ataupun sedikit dosa tetaplah dosa, dan kita harus segera meminta pengampunan atasnya. Tetapi bukan berarti juga orang yang dapat masuk Surga adalah orang yang tidak punya kesalahan atau dosa sedikitpun, karena yang namanya manusia tidak pernah luput dari dosa dan kesalahan. Dengan tunduk dan patuh atas segala peraturan yang Allah berikan adalah jalan satu-satunya agar bisa selamat didunia dan akhirat.
Wallahu ‘alam…..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 15, 2013 in enterpreneur

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: